Tips Bisnis Bagi Pemula! Dijamin Sukses

Banyak hal didunia ini yang sering kali membuat anda bingung dan terus bertanya-tanya lalu pada akhirnya anda hidup dalam keragu-raguan. Pertanyaan tentang akan seperti apa saya esok hari?, apa yang akan saya lakukan agar bisa sukses?. Hingga pada akhirnya kita temukan salah satu jawaban agar sukses adalah menjadi pebisnis/pengusaha.

Namun setelah memutuskan untuk jadi pengusaha anda masih saja dihinggapi pertanyaan yang kadang membuat anda ragu, persoalan modal?, bagaimana cara memulai?, hingga akan dikemanakan produk bisnis kita nantinya?. Kesampingkan semua pertanyaan penuh keraguan ini dan mulailah dengan berbuat sesuatu terhadap perencanaan bisnis anda.

Sebelum mengurai hal-hal yang penting dalam memulai bisnis anda, silahkan simak cerita singkat bagaimana 2 tokoh orang terkaya dunia ini memulai bisnisnya:

  1. Bill Gates

Yang pertama anda pasti mengenalnya, namanya Bill Gates. Salah satu orang terkaya di dunia saat ini. Tahukah anda, Bill Gates memulai bisnis pertamanya dari mana? MODAL? Salah, bukan itu. Banyak orang berpikir ‘punya modal besar, pasti bisnisnya besar’. Salah. Itu mitos yang keliru. Jadi modal itu bukan faktor utama anda untuk punya bisnis yang besar.

Dari mana sebenarnya bisnis besar Bill Gates berasal? Dia memulai dari garasi rumahnya. Anda harus tahu itu. Dia rajin membuat program, anda bisa baca kisahnya. Dia juga berasal dari keluarga yang ‘minus’, tidak punya apa-apa. Tapi dari situlah dia membangun kerajaan bisnisnya.

Setelah dia punya jalur distribusi, dia sudah membangun customer base yang loyal dan banyak, akhirnya Microsoft dikenal di seluruh dunia. Barulah dia membuat kantor. Barulah dia membuat tempat yang mentereng. Tapi yang pertama, dia tidak membangun kantor dahulu. Membuat tempat yang mentereng dahulu. Banyak orang berpikir mitos bahwa yang pertama dilakukan untuk membangun bisnis yang besar adalah membangun kantor dahulu. Itu keliru. Kantor bisa dimana saja.

  1. Marck Zuckerberg

Sekarang tokoh inspirasi yang kedua tentang dari mana bisnis itu dimulai. Anda pasti tahu Marck Zuckerberg. Anda pasti tahu dia adalah founder Facebook. Lalu, anda tahu dia memulainya dari mana? Dari kamar kost-nya. Awalnya dia hanya rindu ingin bertemu teman-teman lama karena sudah berpisah sejak SMA dan ingin reuni.

Lalu dia mengumpulkan wajah-wajah temannya dan dikumpulkan. Kemudian jadilah Facebook. Saat itu sudah ada trend beberapa social media. Tetapi, akhirnya yang berkembang adalah facebook. Saya masih ingat saat itu ada friendster dan lain-lain. Tetapi yang berkembang adalah facebook.

Awalnya hanya ide sederhana mempertemukan teman-temannya. Ternyata yang kangen dengan masa-masa SMA, yang kangen dengan masa gokil dan kegilaan waktu SMA bukan hanya Mark. Tetapi lebih dari 6-7 miliar orang di dunia ini, semua juga memiliki keinginan yang sama. Reuni, menceritakan kembali masa lalunya. Dari ide yang sederhana itu, dia membuat facebook yang sekarang mendunia. Gara-gara hanya ingin mempertemukan teman-teman, akhirnya sekarang facebook menjadi salah satu media terbesar di dunia.

Dari dua kisah singkat orang sukses Dunia diatas, masihkah anda berfikir bahwa modal adalah yang utama dalam memulai bisnis? Tentu tidak.

Memulai bisnis yang berujung kesuksesan? Ini saran sederhananya

  1. Keberanian

Nomor satu, modal utama adalah keberanian. Saya mengutip apa kata almarhum Bob Sadino. Bapak entrepreneur Indonesia. Beliau mengatakan apa?

SEBAIK-BAIKNYA BISNIS, ADALAH YANG DIMULAI. BUKAN YANG DITANYAKAN TERUS“.

Jadi kalau nomor satu ini anda tidak mampu, lupakan nomor selanjutnya. Berhenti dan tinggalkan artikel ini sekarang juga. Karena anda tidak cocok. Karena anda belum berbisnis saja sudah bingung.

Jadi poin/step pertama ini harus anda miliki dahulu, yaitu BERANI. Kalau tidak berani, lebih baik tidak usah.

  1. Teknologi

Yang kedua, zaman sekarang sudah zaman teknologi. Banyak orang berbisnis yang modalnya cuma HP dan kuota. Jadi modal kedua adalah teknologi. Anda harus memanfaatkan teknologi. Anda mau mengenalkan produk? Pakai HP dan kuota. Membuat iklan? Ada banyak cara. Kenalkan produk anda? Sekarang banyak pengguna di dunia maya, ada miliaran orang. Di Indonesia marketnya besar sekali. Anda tidak perlu repot.

Sekarang begini. Belum mulai berbisnis saja produk anda tidak dikenal orang. Diri anda juga tidak dikenal orang. Bagaimana mau laku? Anda ingin berjualan. Ide bisnis banyak. Tetapi belum mulai, anda saja tidak dikenal. Membuat tempat yang bagus pula. Siapa yang mau berkunjung ke tempat anda?

  1. Product Knowledge

Poin ketiga, anda harus menguasai produk yang anda jual. Poin yang ketiga adalah product knowledge. Anda ingin menjual sesuatu, tetapi anda tidak menguasai produknya. Lupakan. Anda mau menjual kopi, sedangkan yang menjual kopi sudah jutaan orang. Jika anda menjual kopi itu, letak keunikannya dimana? Anda bisa presentasi, “kopi saya kelebihannya ini, ini, ini.. Dibandingkan kompetitor ini, ini, ini..”. Dan anda bisa menunjukkan banyak bukti. Mungkin dengan begitu orang akan tertarik.

Tetapi kalau anda cuma menjual di pasaran, tidak ada kelebihannya dari produk lain, ya mana bisa laku? Karena anda tidak menguasai produk yang anda jual. Anda cuma asal jual. Kalau anda menjual sesuatu, anda harus tahu kelebihannya dan produk apa yang sudah ada di pasar harus anda ketahui. Jika anda tahu, maka anda akan sanggup mempresentasikan sesuatu yang unik kepada calon customer baru anda.

Karena apa? Mungkin customer dan reseller anda sudah menjual produk yang sama. Tetapi anda menjual produk baru yang lebih keren, lebih ini dan itu. Anda harus kuasai produknya. Jadi setiap anda ditanya apapun, anda siap menjawab.

  1. Bangunlah jalur distribusi

Yang keempat, bangunlah jalur distribusi. Tadi sudah saya katakan tentang jalur distribusi. Jadi harus lancar, jangan sampai jalur distribusi anda macet. Misalkan, mau mengambil barang saja susah. Kemudian, mau mengirim saja susah. Pengiriman barang tidak lancar, padahal customer sudah mau membeli barang namun jalur distribusi macet. “Oh tunggu dulu ya, barangnya belum ready“. Akhirnya tidak siap. Barang sudah laku, namun jalur distribusinya macet. Bahaya. Pastikan anda membangun jalur distribusi dengan benar.

  1. Customer Base

Yang kelima, anda dipercaya oleh supplier dan dipercaya customer. Ini disebut customer baseSupplier base & customer base. Basis customer ada, basis supplier juga sudah ada. Kalau dua ini tidak ada, anda sering gonta-ganti supplier, maka akhirnya stress karena barangnya berubah-ubah terus.

Customernya tidak tetap? Stress juga. Jadi, anda jangan terburu-buru membangun tempat dahulu. Ini baru poin kelima, belum membahas masalah tempat. Belum juga membahas modal. Anda bangun customer terlebih dahulu. Terkadang saya melihat banyak pengusaha pemula, mereka tidak punya modal. Tetapi modalnya adalah DIPERCAYA oleh suppliernya. Bahkan terkadang dititipi barang oleh supplier. Dia menjadi sales keliling door to door, dititipi barang oleh supplier. Namun anda dipercaya oleh supplier, sehingga supplier mau menitipkan barang kepada anda.

Belum apa-apa, anda tidak bisa dipercaya. Dititipi barang, barangnya justru ‘dipermainkan’. Siapa yang mau percaya pada anda? Bagaimana anda mau membangun bisnis yang besar? Customer yang sudah cocok pakai produk anda, tiba-tiba sekarang customer anda lari. Customer ingin beli lagi, anda yang menghilang. Bagaimana anda mau membangun bisnis yang loyal? Itu tidak mungkin.

  1. Konsumen tetap

Yang keenam kita kembali lagi, yaitu konsumen tetap atau customer base. Saya sudah mengatakan bahwa poin kuncinya adalah customer base dan jalur distribusi. Jika customer base, poin keenam ini sudah kuat, niscaya bisnis anda sudah sudah lancar dan permintaan juga sudah lancar. Dari hasil keuntungan tersebut, baru anda bangun poin ketujuh.

  1. Tempat

Poin ketujuh yaitu tempat. Sekarang anda sudah bisa mulai membangun tempat yang mentereng. Mungkin kantor anda atau rumah anda, sehingga anda bisa lebih membesarkan bisnis anda.

Jika anda masih bertanya tentang modal? Maka ke7 poin diatas adalah modal tepat untuk anda yang ingin memulai bisnis.

Penulis: Ilham Darmawan

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *