Wisuda Sarjana XVI dan Pascasarjana VIII, STIE Nobel Indonesia Komitmen Cetak Entrepreneur Muda

MAKASSAR, NIDC — Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nobel Indonesia terus komitmen mencetak entrepreneur muda. Mentalitas jiwa pengusaha ditanamkan sejak masih kuliah. 

Mereka pun dituntut mampu bersaing dan ditantang bisa menciptakan lapangan pekerjaan ketika telah lulus. Harapan itu kembali digaungkan saat menggelar wisuda Sarjana Angkatan XVI dan Pascasarjana Angkatan VIII di Phinisi Ballroom Claro Hotel and Convention Makassar, Kamis, (08/04/2021). 

Dari total 520 wisudawan dan wisudawati yang mengikuti prosesi wisuda, 72 di antaranya dari program sarjana (S1) jurusan manajemen dan akuntansi. Serta 448 dari program magister manajemen (S2).

“Hari ini, kita kembali menyaksikan lahirnya kader-kader intelektual muda yang cerdas dan berbakat. Generasi pelanjut tongkat estafet pembangunan bangsa dan Negara Indonesia dimasa mendatang, ” ucap Ketua STIE Nobel Indonesia, DR. H. Mashur Razak, S.E., M.M.

Sebagai sekolah bisnis pertama dan terbaik di Indonesia Timur, STIE Nobel Indonesia selalu komitmen mencetak entrepreneur muda yang siap mengabdi untuk kesejahteraan bangsa. Seperti halnya wisuda-wisuda sebelumnya, lulusan STIE Nobel Indonesia kali ini juga telah memiliki badan usaha sendiri yakni CV (Persekutuan Komanditer).

DR. H. Mashur Razak, S.E., M.M., berharap lulusan yang telah wisuda benar-benar dapat menjadi sarjana yang mampu mengembangkan bisnis dan menciptakan lapangan kerja. Hal itu, sesuai dengan visi STIE Nobel Indonesia yaitu menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki kompetensi entrepreneurship dan berwawasan global.

Kepala LLDikti Wilayah IX Sulawesi, DR. Jasruddin, M.Si., yang sempat hadir dalam prosesi wisuda kali ini, mengajak wisudawan wisudawati STIE Nobel Indonesia untuk mempunyai mimpi besar. “Beranilah bermimpi, selamat bermimpi, dan gapailah mimpimu dengan kerja keras bersama doa kedua orang tuamu, ” ucapnya.

Acara wisuda kali ini dirangkaikan dengan pemberian Penghargaan Nobel Education Award dan Nobel Entrepreneur Award. Penghargaan Nobel Education Award diberikan STIE Nobel Indonesia kepada Pemimpin Daerah yang dianggap berprestasi dalam pengembangan SDM, khususnya SDM Aparatur Sipil Negara. Mereka yang mendapatkan penghargaan Nobel Education Award pada kesempatan ini adalah Bupati Kabupaten Majene, H. Lukman, S.Pd., M.Pd., dan Bupati Kepulauan Kabupaten Selayar, H. Muh. Basli Ali.

Untuk penghargaan Nobel Entrepreneur Award sendiri, diberikan kepada alumni pengusaha yakni Kadafi, S.P., M.M., (owner KMN Karya Utama), dan Agus Fitranto, S.M., (Owner Mksbasic). Penghargaan pun diberikan kepada mahasiswa pengusaha, yakni Ayu Athifah Amaliah Asikin, S.Sos., (owner dari Athifah Florist), dan Muhammad Nur Affandi (Owner PT. Asafa Global Wisata).

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) juga dilakukan dalam acara wisuda ini. STIE Nobel Indonesia melakukan MoU dengan PB INKANAS, yang diwakili oleh Wakapolda Brigjen. Pol. Drs. Halim Pagarra, M.H. 

MoU tersebut dalam rangka merealisasikan program kebijakan pemerintah Kampus Merdeka-Merdeka Belajar. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *