STIE Nobel Persembahkan Senja yang Melaju

BEM STIE Nobel Indonesia

Makassar, 22/12/15. Tak habis kreatifitas yang digaungkan oleh mahasiswa STIE Nobel Indonesia kali ini Badan Ekesekutif Mahasiswa STIE Nobel Indonesia menggelar event kreatif bertajuk “senja yang melaju”. Sebuah event hiburan kreatif untuk kalangan muda se-kota Makassar. Event yang akan digelar malam ini Sabtu, 26 Desember 2015 ini bermaterikan konser musik dan pameran usaha mahasiswa. Event “senja yang melaju” ini akan digelar di ballroom kampus  dengan diawali penampilan-penampilan band indie asal kota Makassar.

Pada event ini, tentunya menjadi bagian yang sangat dinantikan ialah penampilan dari Mohammad Istiqomah Djamad vokali band payung teduh atau yang kerap dikenal dengan panggilan Is. Pria kelahiran Makassar ini kemudian menjadi salah satu pesohor di belantika musik nasional setelah sukses membawa Payung Teduh diminati oleh banyak kalangan.

Kegiatan ini oleh BEM STIE Nobel Indonesia sebagai kreator event dimaksudkan untuk menyediakan sarana hiburan kreatif bagi mahasiswa civitas akademika pada khususnya dan warga Makassar sekitarnya pada umumnya. Kegiatan yang dibuka pada pukul 17.00 waktu setempat ini juga diramaikan dengan pameran produk dan jasa yang dimiliki oleh para mahasiswa kreatif STIE Nobel dan para wirausahawan muda lainnya dari kota Makassar. Jadi selain menyajikan sarana hiburan gelaran ini juga menjadi wadah para wirausahawan untuk mempromosikan usaha dan jasa mereka kepada para pengunjung yang akan hadir.

BEM STIE Nobel sendiri lewat kepanitiaan yang telah dibentuk untuk menyelenggarakan acara ini telah mempersiapkan waktu beberapa bulan. Menurut ketua panitia event “senja yang melaju”, Mehdi Insana Kamil kegiatan ini telah dipersiapkan matang. Kepanitiaan “senja yang melaju” juga menggandeng beberapa sponsor untuk terselenggaranya acara ini. Menurutnya animo peserta dipastikan akan menandai ramainya gelaran penampilan Is “payung teduh”.

Kapasitas penonton yang dibatasi hanya 400 penonton sehingga “senja yang melaju” menjual tiketnya secara terbatas. Penonton hanya perlu merogoh gocek 50 ribu rupiah. Ukuran harga yang murah untuk melihat sajian item acara dalam event yang sangat menarik. Tiket nonton dapat diperoleh di outlet yang telah ditentukan oleh panitia pelaksana atau datang langsung ke kampus STIE Nobel Indonesia jalan Sultan Alauddin no. 212.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *