Mematahkan Mitos Sukses

Faktor usia, sering menjadi penghalang seseorang untuk meraih kesuksesan. Tapi tidak bagi sebagian orang, Kolonel Sanders dan Nelson Mandela contohnya. Kolonel Sanders, founder dari Kentucky Fried Chicken (KFC) ini baru memulai bisnisnya pada usia 65 tahun, ketika kebanyakan orang sudah mulai tidak produktif dan tengah menikmati masa pensiun. Nelson Mandela—seorang politisi Afrika Selatan, tokoh pejuang anti diskriminasi, baru menjadi presiden pada usia 76 tahun.

Faktor keturunan, warna kulit, gender sering juga menjadi alasan, Megawati Soekarnoputri—berhasil menjadi presiden pertama wanita di Indonesia. Halimah Yacob—Presiden Singapura saat ini, mencetak sejarah sebagai wanita pertama yang menjadi Presiden Singapura. Martin Luther King Jr—tokoh berkulit hitam di Amerika Serikat yang berhasil mewujudkan impiannya agar warga kulit hitam memiliki hak yang sama. Ia dianugerahi hadiah nobel perdamaian atas jasanya melawan kesenjangan ras dengan cara non kekerasan. Kwik Kian Gie—seorang ahli ekonomi dan politikus Indonesia keturunan Tionghoa. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Ekonomi, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional dan Ketua Bappenas. Ia juga adalah founder dari Institut Bisnis dan Informatika Indonesia.

Cacat, Stevie Wonder—seorang penyanyi, penulis lagu, produser rekaman, dan aktivis sosial dari Amerika Serikat. Ia seorang tuna netra, tetapi kualitas vokalnya menjadikannya salah satu penyanyi kulit hitam yang cukup disegani. William Shakespeare—dianggap sebagai penulis drama berbahasa Inggris terhebat dan dramawan termasyur di dunia, penulis karya Romeo and Juliet ini ternyata memiliki kaki yang cacat. Napoleon Bonaparte—seorang pemimpin militer dan politik Prancis yang berhasil menaklukkan banyak wilayah di Eropa, ternyata berbadan pendek. Namun tubuh pendeknya tidak mengurangi wibawanya sebagai pemimpin pasukan perang. Franklin Delano Roosevelt—presiden Amerika Serikat ke-32 dan merupakan satu-satunya Presiden Amerika Serikat yang terpilih empat kali dalam masa jabatan dari tahun 1933 hingga 1945, ia ternyata pernah menderita penyakit hingga membuatnya cacat. Nick Vujicic—terlahir tanpa tangan dan kaki, namun ia mampu menjadi motivator kelas dunia.

Latar belakang keluarga tidak mampu, Kenny Troutt—seorang pengusaha terkaya Amerika Serikat. Troutt sukses mendirikan perusahaan telepon Excel Communications yang dibangunnya pada tahun 1988, dan berhasil go public pada tahun 1996. Diketahui, Troutt lahir dari keluarga tak mampu, namun ia tetap berjuang menempuh pendidikan universitas. Ia membiayai kuliahnya sendiri dengan bekerja sebagai sales asuransi jiwa. Roman Abramovich—seorang miliarder Rusia, ia adalah pemilik perusahaan investasi Millhouse Capital. Ia juga terkenal sebagai pemilik klub sepak bola Chelsea. Abramovich lahir di Rusia Selatan dalam keadaan miskin, dan dibesarkan oleh seorang paman dan keluarganya saat ia menjadi yatim piatu pada usia dua tahun. Oprah Winfrey—seorang selebriti dan pengusaha Amerika Serikat. Namanya melambung setelah membawakan sebuah acara bincang-bincang yang sangat populer, The Oprah Winfrey Show. Siapa sangka ternyata dia dilahirkan dari keluarga miskin di Mississippi. Abraham Lincoln—salah satu presiden terkenal Amerika Serikat terlahir dari keluarga yang sangat miskin. 

Beberapa tokoh tersebut berhasil mematahkan mitos-mitos kesuksesan. Sesuai dengan quotes Zig-Ziglar, Manusia itu dirancang untuk berprestasi, direkayasa untuk meraih sukses, dan dianugerahi benih-benih kesuksesan”.

sumber: dirangkum dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *