LP2M – LEMHAS STIE Nobel Indonesia, Peduli Korban Gempa Sulbar

MAKASSAR, NIDC — Gempa yang melanda wilayah Majene-Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat menyisihkan duka mendalam. Bukan hanya untuk para korban, namun juga masyarakat Indonesia.

Bentuk keprihatinan dan kepedulian juga datang dari civitas academika STIE Nobel Indonesia. Open donasi digelar melalui Lembaga Pengabdian Pada Masyarakat (LP2M) dan lembaga mahasiswa (Lemhas) STIE Nobel Indonesia di Jalan Sultan Alauddin No. 212 Kota Makassar.

Adapun bentuk donasi yang terkumpul dari Yayasan Pendidikan STIE Nobel Indonesia dan para dosen, staf, dan mahasiswa STIE Nobel Indonesia berupa tenda pengungsian, perlengkapan tidur, sembako, dan uang tunai.

“Mari kita sama-sama menyalurkan donasi untuk korban bencana gempa Majene-Mamuju. Uluran tangan ikhlas yang kita niatkan untuk membantu saudara kita akan kembali kepada kita dengan kebaikan-kebaikan,” tutur Ardyanta Tanu, S.M., panitia donasi.

Ardy berharap bantuan ini memberi manfaat kepada masyarakat Mamuju dan Majene. “Bantuan yang datang dari donatur semoga memberi keberkahan,” katanya.

Diketahui, gempa berkekuatan magnitudo 5,9 skala richter tersebut terjadi pada kamis 14 Januari 2021, pukul 14:35 WITA. Berselang beberapa jam kemudian gempa kembali terjadi dengan magnitudo yang lebih besar 6,2 skala richter pada Jumat 15 Januari 2021, pukul 02:28 WITA dini hari.

Berdasarkan data dari website resmi bnpb.go.id, per 18 Januari 2021 pukul 14.00 WIB, Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan jumlah korban yang meninggal dunia akibat bencana gempa tersebut ada 84 orang, 679 orang mengalami luka ringan, 253 orang mengalami luka berat, dan sebanyak 19.435 orang yang mengungsi. Bencana ini tentu mengundang keprihatinan dan kepedulian dari berbagai pihak untuk turut meringankan beban korban. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *