Genjot MBKM, STIE Nobel Indonesia Kolaborasi dengan STIMIK Tidore Mandiri

MAKASSAR, NIDC—Kolaborasi terus digenjot oleh STIE Nobel Indonesia dalam menunjang program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM). Beberapa waktu lalu, kampus wirausaha ini menyambut uluran kerja sama dari STIMIK Tidore Mandiri, yang ditandai dengan Penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) antara kedua pihak, Kamis, (01/04/2021) lalu.

Ketua STIE Nobel Indonesia Makassar, Dr. H. Mashur Razak, S.E., M.M., mengatakan, salah satu implementasi dari program MBKM ini adalah pertukaran pelajar. Jadi mahasiswa bisa mengambil mata kuliah apapun di jurusan lain dan di perguruan tinggi lain.

“Mahasiswa STIMIK Tidore bisa mengambil mata kuliah di STIE Nobel Indonesia, dan mahasiswa Nobel bisa mengambil mata kuliah di STIMIK Tidore Mandiri, “jelasnya lebih lanjut.  

Sementara itu ketua STMIK Tidore Mandiri, Muhammad Sofyan Do Musa, SE, M.Si., sangat mengapresiasi program MBKM ini.  Menurutnya dengan kelebihan masing-masing perguruan tinggi kita bisa saling melengkapi.

“Tidak ada perguruan tinggi yang 100 persen unggul, masing-masing perguruan tinggi pasti ada kelemahan. Dan, kita harus bisa melihat kelebihan masing-masing untuk saling melengkapi dalam upaya meningkatkan kualitas mahasiswa,” jelasnya.

Untuk diketahui, ada 8 bentuk kegiatan pembelajaran program MBKM ini, diantaranya pertukaran pelajar, magang atau praktik kerja, asistensi mengajar di satuan pendidikan, penelitian atau riset, proyek kemanusiaan, kegiatan wirausaha, studi atau proyek independen, dan membangun desa atau kuliah kerja nyata tematik (KKNT). (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *