Pedagang vs Pengusaha, Apa Bedanya?

Sekilas pengusaha dan pedagang itu mirip. Tetapi sebenarnya ada perbedaan yang sangat jauh. Berikut perbedaannya:

Pertama, mindset pedagang adalah yang penting bisa mendapatkan uang. Setiap hari yang dipikirkan bagaimana dirinya bisa mendapatkan uang. Tidak peduli apapun bidang usaha yang dijalankan, intinya dia berjualan lalu dapat uang atau profit. Berbeda dengan pengusaha, pengusaha yang dipikirkan adalah solusi—bagaimana caranya membentuk sistem. Dimana sistem itulah yang nantinya mengatur kegiatan usahanya. Dan pada akhirnya sistem lah yang menghasilkan uang untuk dirinya.

Kedua, pedagang melakukan seluruh aktivitas usahanya sendiri. Tidak ada yang dikerjakan oleh orang lain. Contohnya jika bidang usaha yang dijalankannya adalah kuliner, dialah yang memasak sendiri, berjualan sendiri, mengurus pembayaran sendiri, meracik bumbu sendiri, dibungkus sendiri, bahkan mengantar makanan sendiri. Sedangkan kalau pengusaha, dia sudah men-set up sistem, sudah ada management. Sistem lah yang bekerja untuk usahanya terus berkembang dan berkembang. Jadi dia cukup mengawasi kinerja karyawan atau tim di dalam aktivitas usahanya.

Ketiga, dalam menjalankan usaha, pedagang menggunakan seluruh waktunya. Dia tidak ada waktu membangun networking, membangun relasi, dan menjalin silaturahmi. Sedangkan pengusaha hanya menggunakan sedikit waktu untuk mengawasi usahanya. Pengusaha tidak perlu melakukan pekerjaan secara detail karena sudah di take over oleh sistem. Dia fokus melakukan sesuatu yang lebih penting yakni membangun networking, membangun relasi, dan menjalin silaturahmi.

Nah… Itulah 3 perbedaan antara pedagang dan pengusaha. Seorang pedagang itu belum tentu bisa dikatakan sebagai pengusaha. Namun sebaliknya seorang pengusaha tentu sudah memiliki kecakapan dalam berdagang. Semoga bermanfaat. (*)

sumber: dirangkum dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *