Membangun Pola Pikir Berwirausaha Generasi Millenial, STIE Nobel Kunjungi SMTI Sudiang

STIE Nobel Indonesia Rabu (30/1/19), melaksanakan seminar kewirausahaan bertajuk Membangun Pola Pikir Berwirausaha bagi Generasi Millenial. Seminar ini dilaksanakan di SMK Teknologi Industri Makassar, Sudiang.

Dalam kegiatan seminar kali ini Narasumber yang dihadirkan yaitu, Dr.Mashur Razak SE,. MM sekaligus Ketua STIE Nobel Indonesia dan Owner Warung Bakso Mas Cingkrank Muhammad Ashari SE, yang juga merupakan alumni STIE Nobel. Kegiatan seminar ini diikuti oleh kurang lebih 225 siswa/siswi dan guru SMK Teknologi Industri Makassar.

Dalam kegiatan tersebut Dr. Mashur Razak menyampaikan “Urgensi mengapa perlu berwirausaha yaitu, hanya dengan mencetak lebih banyak pengusaha bisa menciptakan lapangan kerja yang mampu mengatasi pengangguran yang saat ini sudah mencapai 7.1 juta orang serta mengutip yang dikatakan Mc Clelland, sebuah negara bisa maju secara berkesinambungan bila rasio pengusaha dari jumlah penduduknya minimal 2%, dan saat ini Indonesia rasionya baru 1.56%.

Pada kesempatan yang sama, Ashari menyampaikan beberapa trik dan strategi yang dia gunakan saat merintis bisnisnya. “Hal yang terpenting bukanlah sekedar memiliki modal, ada tiga hal yang menjadi pedoman saya, yaitu kemauan yang besar untuk merubah hidup kita, niatan yang lurus dan kerja keras.”

Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan informasi dan motivasi kepada generasi muda supaya dapat merubah mindsetnya dari job seeker (pencari kerja) menjadi job creator (pencipta lapangan kerja). Sesuai dengan visinya sebagai entrepreneur school, STIE Nobel Indonesia bersama para alumni yang sudah berhasil membangun bisnis untuk menularkan semangat entrepreneurship kepada berbagai komponen masyarakat agar mau berwirausaha, karena hanya dengan memperbanyak wirausahawan dapat mendorong perkembangan ekonomi yang pada gilirannya dapat mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejarahteraan rakyat.

Sejak bulan Januari STIE Nobel telah melaksanakan kegiatan seminar kewirausahaan di SMAN 3, SMAN 4, SMKN 1, SMKN 7, SMAN 8, SMK SMTI, SMKN 6 dengan jumlah peserta kurang lebih 1.200 Orang.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *